Miracle

Posted by

Cinta itu seperti nyata, tapi tidak nyata
Tidak nyata, tapi dia pernah ada
Singgah dihatiku, mengisi relung jiwa
Yang pernah galau dalam penantian




Miracle
    Galau, kata yang tepat menggambarkan perasaanku. Alunan musik sendu selalu menemani sebelum tidurku, seperti sahabat yang setia. tak berlama, aku meraih seluler disamping bantal dan menelfon seseorang.
suara hallo diseberang sana terdengar. "hallo juga, maaf ya, nelfon malam2. lagi galau nih" tuturku pada telfon. "besok aja aku ceritain, bisa ngak kita besok ngumpul tempat nia?" pinta ku "ok dech, besok kukabari lagi. bye" dan seraya menutup telfonku.
telfon mati, musik sendu kembali distel. air mataku jatuh membasahi pipi karna terlalu menikmati lirik dari lagu yang kuputar. entah aku terlalu melankolis hanya karna sebuah lagu atau aku memang benar merasa sedih saat itu.

    Keesokan harinya kami bertemu dirumah nia, sahabat baikku. kebetulan saat itu kami hanya janjian bertiga. dua orang lagi sahabatku tidak bisa datang karna mereka punya kesibukan masing-masing. obrolan panjang membuat kami terlena, tentang bagaimana kabar selama sebulan ini, dekat dengan siapa ataupun cerita tentang pacarnya nia. semua mengalir begitu saja. sampai tiba saatnya girilan aku yang ditanya. jawaban yang didapat dariku tak memuaskan.

    Semuanya sama saja seperti yang dulu, aku masih sendiri. tapi sepertinya aku harus bersiap patah hati lagi. "kenapa dengan dirimu " tanya della padaku. "gimana mau tidak patah hati, aku dicuekin lagi sama dia". "dia siapa? nia tidak mengerti yang kubicarakan. "abang ganteng" spontan mereka tertawa. "vanya, vanya. siapa duluan yang nyuekin, bukannya kamu dulu yang nyuekin dia" kata della. "itu kan dulu, bukan sekarang" belaku.
dulu dan sekarang sama saja, mungkin rasanya telah hilang padamu. "secepat itukah??" "hhmm, mungkin, sebenarnya itu bukan cepat, satu tahun kan kamu nyuekin dia. ya wajarlah hatinya berpindah" terang della. "trus aku mesti apa??" "terima nasib aja lagi fan, toh masih banyak yang lain kan?
"della...., teganya" teriakku pada sahabatku itu

    Saya no koment aja deh, karna tidak terlalu kenal. masa kalian berdua hanya tertarik melihat parasnya aja. sebenarnya seperti apa sih orangnya. bukan orangnya sih tapi sifatnya. cercah nia

    "perfect, no perfect ya", terangku "sedikit ayu. senyumnya itu loh yang menawan, dan aku nyambung sama dia. selama aku kenal dia sangat baik. jang bilang ya dell, kamu ngak setuju. abang ganteng. bukan gantengnya, tapi gadang tengak.

   della langsung menyambut kata-kataku  "tau kayak gitu, masih tergila-gila.aneh deh sivanya ini nia.

   ya, aku mang aneh, tapi lebih aneh lagi kalaw selamanya jomblo. gimqna nasibku, gimana?? tanyaku sambil mengangkat tangan pasrah

    lama-lama ngomong ma anak ini ngak nyambung banget ya, pake nyinggung maslah jomblo segala. jomblo itu pilihan, bukan itu yang pernah kamu katakan. sadar vanya.., ayo sadar. sambil memukul kepalaku dia meneruskan celotehannya. dulu kamu pernah bilang kamu bisa bertahan jomblo sampai satu tahin lagi. lah, ini belum seberapa udah mengeluh.

aku jadi bingung sendiri menjawabnya, "tapi yang pasti" sambil meletakkan kedua tanganku didada "hati ini tak bisa dibohongi, dia membutuhkan seseorang dikala sudah maupun senang. teman untuk selalu berbagi, bukan sahabat melainkan beda makna. dia yang salali membuatku tertawa dan juga menangis saat merindukannya.

oalah, ngomong ngacok ini anak. kata-katanya sok puitis tapi kalo udah dapat bakalan ditendang lagi. seru nia.
sejak kapan sivanya ni bisa ngehargain namanya cinta, pandangannya soal cinta terlalu logika.

"bukan logika, tapi cinta juga harus rasional. masalalu yang membuatku begini" belaku pada mereka

Disaat aku ingin memejamkan mata, sebuah pesan masuk keponselku.
"kemaja aja sih beiby, bebh merindukanmu saat ini"
aku tersenyum membaca pesannya, dan dengan segere ku balas
"masih disini denganmu, beiby juga merindukanmu"  dan tak lupa ku tambahkan motion diakhir pesan
    ya, begitulah, dia bukan pacarku tapi seseorang yang memanggilku dengan sebutan beiby. teman jauhku karna aku belum pernah bertemu dengannya. kami kenalan lewat situs jejaring sosial yang berlanjut sampai tukaran nomor handphone.aku nyaman berkomunikasi dengan dia, karna dia selalu bisa mebuatku tersenyum.
    sebenarnya kami juga tinggal diwilayah yang sama. cuma karna kerjaannya yang sekarang dinas diluar kota membuat kami tak bisa untuk saling tatap muka. aku selalu berharap suatu saat kami bertatap muka langsung, dan membayangkan ekspresi apa yang terjadi saat itu. akankah bahagia, kesal, ataupun minder diantara kami.
didalam hatiku setelah kami berkenalan disitus jejaring sosial, aku selalu percaya dengan keajaiban yang suatu saat akan mempertemukan kami. karna itu setiap malam aku selalu setia menemaninya mengobrol ataupun cuma kirim-kirim pesan, dia terasa dekat denganku tapi juga sulit kuraih. jauh, tapi selalu kurindu.
    Hingga suatu malam dia benar-benar nyata, aku menyebutnya someone di ponselku. kenapa someone? karna dia begitu spesial, seseorang yang membuatku bermimpi, seseorang yang slalu membuatku tersenyum dan seseorang yang slalu memimbing serta menasehatiku.
mendadak dia menghubungiku dan mengajakku keluar, awalnya kurasa ini mimpi. tapi ku tersadar, tak mungkin mimpi. aku segera menyusulnya kekafe dekat rumah dengan penampilan seadanya. karna sakin semangatnya aku untuk menemuinya aku lupa kalaw aku salah memakai sandal. yang ku pakai adalah sandal tua dan juga kebesaran untuk ukuran kakiku. betapa bodohnya aku
    Disaat aku sampai ditempat tujuan dia melambaikan tangan memberi tanda keberadaannya, aku segera menghampiri dan menjabat tangan yang telah diulurkannya. dengan senyum yang sumringah aku jadi terpesona. seperti kata orang "pesona pada pandangan pertama atau cinta pandangan pertama" aku tak begitu yakin sebenarnya.
    Dia mulai bercerita panjang lebar tentang dirinya, dan begitulah dia apa adanya. aku hanya tersenyum menatap dia sambil sesekali merespon. persis seperti dugaanku. pria yang smart, good looking dan menyenangkan.
    Tapi sayang pertemuan itu hanya berlangsung singkat, tiba waktunya aku untuk pulang karna malam semakin larut. dengan perasaan berat hati yang terpancar dari jawahnya dia melepasku. sejujurnya aku juga berat hati tuk meninggalkannya karna kami baru bertemu.

    Setelah itu kami masih sering berkomunikasi tapi tak bertemu kembali. aku sangat merindukannya dihari-hariku.  sampai pada punck kerinduanku, aku mencoba tuk menghubunginya tapi tidak diangkat. ku kirimkan pesan juga tak dibalas. mungkin dia sibuk, itu pemikiranku. esoknya ku coba lagi masih sama. lusa dan hari sesudah itupun juga tak berubah.
    Dia menghilang begitu saja, pernah sekali dia membalas pesanku disaat aku mulai putus asa. dia berkata sibuk. dan setelah itu kembali lagi kekeadaan semula, tak lagi menghiraukanku. aku berfikir apa salahku, hingga dia menghindar. ada apa dengannya. tapi tak kutemukan jawaban. hari-hari ku lalui tanpa terasa hampa. setiap hari mendengar pesan ataupun telephone yang masuk keponselku aku selalu berharap dia. hasilnya juga tidak sama sekali. aku menggalaw dibuatnya, benar-benar galau. bahkan sampai terbawa kealam mimpi. dimana dia mengatakan maaf padaku. disaat aku ingin menjawab aku tersadar itu hanya mimpi, tidak nyata. tapi mimpi itu juga membuatku bahagia karna kata-kata itu yang kutunggu darinya saat ini. kata maaf dengan sebuah penjelasan logika.

    Satu bulan telah kujalani tanpa dia lagi, tanpa komunikasi. dan masih dengan harapan. tiba-tiba pesan dimimpiku benar-benar masuk keponselku.

"maaf beiby, benar benar maaf"  aku masih tercengang sekaligus bahagia membacanya. belum sempat kubalas masuk lagi pesan darinya
"aku sangat merindukanmu, senyummu, candamu dan manjamu
tak tau harus berkata apa untuk mengatakannya, namun seketika itu egoku jiga muncul." kemana saja dia selama ini, kenapa baru sekarang menghubungiku". apa yang harus ku katakan. haruskah aku marah  ataupun memaafkannya"
tanpa banyak kata yang kuketik, aku hanya minta bertemu dengannya, bukan esok tapi saat ini juga. kalau dia benar-benar menta maaf dan merindukanku dia pasti akan segera berlari untuk menemuiku. karna ku tau itulah caraku untuk bisa memaafkannya dan tau kesungguhannya.

    Bertemu dengan dia kembali membuat banyak air mataku tercurahkan. kenyataan kalau dia membohongiku waktu itu, kenyataan dia yang dulu mempunyai kekasih. "lalu apa arti diriku untukmu? tidak bisakah kamu mengerti. aku benci selalu menjadi yang kedua. aku benci saat mengetahui aku merusak hubungan mereka. tidakkah kamu tau kenapa aku seperti ini, menutup hati tapi seolah aku menyukai seseorang, itu karna aku selalu mengalami hal yang sama dimasa laluku. aku merusak semuanya. wanita pencuri kekasih orang" air mataku mengalir tak terbendung dengan pengakuannya itu.
    namun tak bisa kupungkiri hati ini,masih menginginkannya. dengan berat hati aku berkata, temui dia dan minta maaflah. gadis itu tak bersalah tapi aku yang bersalah menjadi pengganggu hubungan mereka.
    "itu bukan salahmu" sergahnya "dari awal aku memang menyukaimu. alasan kenapa aku slalu mengirim pesal walau tak kau balas karna aku sangat tertarik padamu. aku bahagia bisa kenal denganmu. dan tentang gadis itu aku tak bisa berbuat lagi karna dia sama denganku. mencintai orang lain dibelakangku. aku diam akhir-akhir ini karna aku merasa bersalah padamu. dan sekarang aku tak bisa menahannya lagi aku sangat menyukaimu, aku sangat mencintaimu. tidakkah kamu juga merasakan begitu? ungkapnya.

    "Walaupun sama, tapi sekarang aku tak bisa berfikir dengan baik" elakku
    "Aku tak akan lagi mengecewakanmu, akan memberikan cinta yang indah untukmu. cinta yang hanya kita berdua yang tau"
    mendengar itu aku  menatapnya tak percaya namunsetelah itu aku tersenyum sambil mengangguk. didalam hati aku berkata "Semoga kau tak sama dengan yang dulu. jadi perusak, aku tak merasa lagi. karna aku juga berhak bahagia sama dengan mereka. dan jangan pernah mengecewakanku lagi. aku benar-benar menyukaimu. tetaplah untukku selamanya, jangan sesekali lagi mengacuhkanku."

Hari-hari yang kulalui dengannya sekarang sangat bahagia, dia menjadi kado ke 21 tahunku. kado yang mungkin dikirim tuhan untukku, sesuai dengan do'a yang kupanjatkan. sejak kenal dengannya setiap malam aku selalu minta keajaiban benar-benar ada didunia ini, dan dia adalah keajaibanku.


Nama: diana
Fb     :shie diana


Blog, Updated at: 09:41

2 Comment :

  1. Memang jika sudah cinta , semua kata pasanganya jika dia mampu pasti di lakukanya ..........kereeeeen...

    ReplyDelete
  2. Betul kata bang IWAN FALS kalau sudah cinta tai kucing rasa coklat..mantef artikel abang nih.

    ReplyDelete

Ayo Sobat jangan jadi SILENT READER ya, ? bagi dong komentarnya
jika Sobat tidak punya akun silahkan pilih Anonymous...
Dan gunakan kata-kata yang sopan ....

Search This Blog

Popular Posts